Berlalunya waktu dalam nyantrinya yai djamhari
di pondokan syeh rifai sampailah titah syeh meminta yai djam untuk
mengangkat baiat menggantikanya. Yai djam menolaknya sampai tiga kali
tiga kesempatan. Akhirnya yai djam mau menerima amanah dengan 3
permintaan. 1. Mau mbaiat bila memang syeh sudah tidak berkehendak
mbaiat lagi. 2. Syeh mau bertanggung jawab dunia akherat haq ilmu. 3
kemustajabahan ilmu murid (muridnya yai djam) sami kalih kulo panjenengan
(sama dengan yai djam dan syeh rifai). Syeh terdiam munajat sejenak
kemudian dawuh. Kalau memang itu permintaanmu, baiklah aku akan berdoa
maring alloh dan kamu yang mengamini. Diriwayatkan syeh berdoa dan yai
djam mengamini. Ketika itu muncul keajaiban besar, atap masjid tempat
majlis mereka jadi hilang seakan langit bumi tiada hijab. Dari ufuk
timur memancar cahaya terang benderang menghias langit dari timur
kebarat. Subhanalloh. Kalau ditinjau sejarah kejadian saat itu
bertepatan adanya comet helly antara th 50 60 an. Silahkan dicari
dalam sejarah bintang berekor di indonesia. Syeh ngendiko 'seperti
inilah pengaruh syiarmu.' Memang benar syiar asmaul haq mendunia.
TEGURAN DAN KEKECEWAAN SYEH RIFAI PADA KYAI NUR HASAN UBAIDAH. 3 murid
syeh mengadakan perjalanan pulang kerumah masing masing dengan naik
kereta api. Mereka adalah yai hasan mangli rembang, yai djamhari madiun
dan yai nur hasan ubaidah kediri. Diriwayatkan syeh berpesan agar
semua langsung kumbali pulang ke tempat masing masing tidak boleh
mampir mampir. Rombongan mereka bertiga terpecah di semarang yai mangli
dan yai djam langsung pulang sedang yai ubaidah ketika mampir sholat
disuatu masjid terpesona pada kealiman kesaktian seorang kyai yang
diriwayatkan adalah bangsa jin. Tak jadi pulang dan berguru disitu.
Ketika pulang kediri mengajarkan aliran yang menyimpang. Diriwayatkan
syeh menegur yai ubaidah tidak dihiraukan. Akirnya keluar sabda syeh
"yen kowe koyo ngunu sok bakalan mati ora lumprahe menungso". Dan
ternyata benar terbukti. Kyai yang sakti seakan punya banyak karomah
(sebenarnya di bantu jin) matinya sangat tragis alami laka sampai tidak
dikenali wajahnya. Padahal terkenal kebal sakti bahkan menyusun
mendirikan bambu sambung menyambung satu truk penuh habis disusun
menjulang ke langit. Dalam dzikir bisa terbang terangkat setinggi lutut.
Naudzubillah.
sumber :https://www.facebook.com/notes/dewan-pimpinan-pusat-ikatan-pencak-silat-bunga-islam/mandat-baiat-asmaul-haq/10152015599810967
Kamis, 11 Desember 2014
RIWAYATAN SYAIHKU MUHAMMAD DJAMHARI BERGURU SYAIHKU AHMAH IMAM RIFA'I
Setelah hatam
berguru pada mbah bakrie cirebon (syeh ahmad imam subakri. Gelar
ruhani) yai Djamhari muda direkomendasikan berguru pada gurunya syeh
subakri yaitu syeh rifa'i karna ada beberapa wilayah keilmuan yang
bukan wewenang syeh subakri untuk nengijazahi. Hanya diberi ciri ciri
yang sedikit dan amalan untuk mencari keberadaan syeh
rifai yang masih kabur kanginan (keberadaan yang tidak menetap)
Sayangnya penulis tidak bisa menghimpun amalan apa dalam pencarian yai
Djamhari muda tsb dan tahun kapan peristiwa itu berlangsung. Mitos dari
riwayatan dulur sepuh sepuh syeh rifai sudah berusia 350 th lebih dan
sudah punya 7 makam yang tersebar diberbagai negara, wallohu alam.
Sampailah yai Djamhari dalam perjalananya di suatu masjid di daerah
serang banten. Ketika ketemu kyainya punya ciri ciri (bulu kedua alis
matanya tempuk bersambung), yai djam memberanikan matur bertanya,
apakah beliau kyai rifai yang punya murid kyai bakri cirebon? Diliuar
dugaan ternyata dibenarkan dan beliau ternyata sudah menunggu lama
keturunan darah kyai kerthoyudho mataram dan yai Djamhari ternyata
orangnya. Padahal selama ini kyai Djamhari tidak tahu menahu apa apa
tentang silsilah leluhur yang jauh. Hanya sudah cukup bahagia punya
ayah pak Darman seorang petani biasa. Beberapa waktu yai Djamhari
menimba ilmu disana sampai suatu ketika syeh menyuruh riyadhoh
pembersihan jiwa kepada 40 santri termasuk yai djamhari. Berupa puasa
tidak makan minum dan tidak tidur selama 40 hari. Hanya 1 permen bening
tak berasa tak berbau untuk di gunakan tiap magrib buka pembatalan
puasa dan 1 permen harus cukup untuk 40 hari. Hari demi hari
bertumbangan gak kuat para santri. Hingga hari ke 40 tinggal 3 santri
yang bertahan. Akhirnya 3 orang tsb dibaiat asmaul haq dan didunungne
mati sajroning urip. Diantara 3 murid tsb terpilih 1 imam amanah baiat
yaitu yai Djamhari. 131 dari syeh rifai membaiat 3 murid akhirnya
memberi amanah hanya 1 murid (yai djamhari). 131 allohu akbar
RIWAYAT TES-TESAN ANTARA KYAI NORAME DENGAN KYAI DJAMHARI
Tes tesan antar kiai. riwayat sesepuh. kyai bakri norame banaran dengan kyai kembang sawit kebonsari. kyai kembang sawit memegang linggis yang besar ditekuk dengan mudah, buat sabuk buat kalung dihadapan yai norame, kesempatan itu digunakan yai norame (gurunya mbah zamzami) keluarkan jurus, dikunci tak mempan, dilempar tak mempan semua seakan tak berfungsi, kalah tua. Keduanya tetap bersahabat. Kyai norame dengan kyai djamhari. test jurus dipelataran sama sama keluarkan jurus, kyai norame terlempar menjebol pintu depan tembus pintu belakang tembus pintu dapur. dari pak gun dulu latihan senam dengan pak wardi kader senam 6 sanggup nyangkutkan orang dipucuk pohon bambu nyata, pak marsono kesangkut dan susah payah turun. pak yai djamhari juga disegani semua kyai hebat hebat dibuktikan dalam gerakan perlawanan pki 65 musuh islam yang dugdeng pengatasanya larinya ke mbah djamhari.
sumber : poting kang basyariah di grup
Senin, 08 Desember 2014
VIDIO SAAT HAUL
video saat haul KH.moch djamhari GA tahun 2014 dari ips-bi rayon kare madiun
siliahkan DI SINI
sambung dulur
Kamis, 04 Desember 2014
AREP MELOK SOPO BESOK ING AKHIRAT ?
Sekedar Pengingat bagi kita, sedulur Bunga Islam.
" Bunga Islam " Adalah Karya besar Romo KH. Moh. Djamhari Ghozali Anwar ( lewat Istikhoroh, Riadhoh, dan Perjuangan panjang ).
Mulai dari Amaliah, wirid serta tata caranya,
Logo Organisasi,
Dan aturan struktur organisasi kepengurusannya dari Pusat sampai Desa, demikian juga Cabang dan Ranting yang tersebar,
Semuanya sudah di tata sedemikian rupa oleh Beliau.
Saking SAYANG LAN WELASE BELIAU kepada para murid2, Beliau mewadahi semua itu lewat “ BUNGA ISLAM, PONDOK DAN MASJID PENINGGALAN BELIAU” Dengan harapan, semua hasil jerih payah dan perjuangan Beliau, tetap di istiqomahkan sampai Hari Akhir, yang mana nantinya akan menjadi amal bakti Beliau.
Dan tentunya, Beliau berharap supaya murid2 Beliau nanti tetap bisa bersatu dalam satu komando. Beliau tidak kepingin para Muridnya nanti terpecah2 gak karuan. Maka Beliau membentuk wadah / organisasi “BUNGA ISLAM” tersebut.
DAN YANG PALING PENTING ADALAH, MELALUI WADAH YANG DIBUAT OLEH BELIAU, KITA SENANTIASA KETUNGGON LAHIR BATIN, KETUNGGON DIDUNIA DAN AKHIRAT. BAHKAN BELIAU PERNAH BERWASIAT KEPADA KELUARGA NDALEM, AGAR DIMAKAMKAN DIWILAYAH PONDOK. BELIAU MBOTEN KERSO DIMAKAMKAN DILUAR.
MENGAPA ?.....
Semoga kita senantiasa bisa selalu tunduk dan menundukkan diri pada apa apa yang telah diajarkan, dan ditetapkan oleh Beliau. Semoga gerak dan diam kita, selalu dilirik, disawang oleh beliau, dalam tuntunan dan bimbingan beliau beserta para Guru sampai Rosulillah Shollallohu ‘alaihi Wasallam.
Semoga, beliau beserta para Guru sampai Rosulillah Shollallohu ‘alaihi Wasallam Kerso ngaku lan ngakoni kita sebagai murid dan anak ruhaninya, lebih-lebih diakhirat kelak bisa berada dalam rombongan beliau, dibawah bendera beliau beserta para Guru sampai Rosulillah Shollallohu ‘alaihi Wasallam .
Sekali lagi, Semoga, Bisa membahagiakan mereka, segala amaliah dan perjuangan kita. Semoga kita termasuk orang yang sekarang dan nanti pada waktunya diakui oleh Beliau, sebagai murid/anak ruhani Beliau.
SEMOGA !
Amin Ya Robbal Alamin....
Alfaatihah ….
Catetan alit saking tiang alit. Nyuwun tambahing pandungo.
" Bunga Islam " Adalah Karya besar Romo KH. Moh. Djamhari Ghozali Anwar ( lewat Istikhoroh, Riadhoh, dan Perjuangan panjang ).
Mulai dari Amaliah, wirid serta tata caranya,
Logo Organisasi,
Dan aturan struktur organisasi kepengurusannya dari Pusat sampai Desa, demikian juga Cabang dan Ranting yang tersebar,
Semuanya sudah di tata sedemikian rupa oleh Beliau.
Saking SAYANG LAN WELASE BELIAU kepada para murid2, Beliau mewadahi semua itu lewat “ BUNGA ISLAM, PONDOK DAN MASJID PENINGGALAN BELIAU” Dengan harapan, semua hasil jerih payah dan perjuangan Beliau, tetap di istiqomahkan sampai Hari Akhir, yang mana nantinya akan menjadi amal bakti Beliau.
Dan tentunya, Beliau berharap supaya murid2 Beliau nanti tetap bisa bersatu dalam satu komando. Beliau tidak kepingin para Muridnya nanti terpecah2 gak karuan. Maka Beliau membentuk wadah / organisasi “BUNGA ISLAM” tersebut.
DAN YANG PALING PENTING ADALAH, MELALUI WADAH YANG DIBUAT OLEH BELIAU, KITA SENANTIASA KETUNGGON LAHIR BATIN, KETUNGGON DIDUNIA DAN AKHIRAT. BAHKAN BELIAU PERNAH BERWASIAT KEPADA KELUARGA NDALEM, AGAR DIMAKAMKAN DIWILAYAH PONDOK. BELIAU MBOTEN KERSO DIMAKAMKAN DILUAR.
MENGAPA ?.....
Semoga kita senantiasa bisa selalu tunduk dan menundukkan diri pada apa apa yang telah diajarkan, dan ditetapkan oleh Beliau. Semoga gerak dan diam kita, selalu dilirik, disawang oleh beliau, dalam tuntunan dan bimbingan beliau beserta para Guru sampai Rosulillah Shollallohu ‘alaihi Wasallam.
Semoga, beliau beserta para Guru sampai Rosulillah Shollallohu ‘alaihi Wasallam Kerso ngaku lan ngakoni kita sebagai murid dan anak ruhaninya, lebih-lebih diakhirat kelak bisa berada dalam rombongan beliau, dibawah bendera beliau beserta para Guru sampai Rosulillah Shollallohu ‘alaihi Wasallam .
Sekali lagi, Semoga, Bisa membahagiakan mereka, segala amaliah dan perjuangan kita. Semoga kita termasuk orang yang sekarang dan nanti pada waktunya diakui oleh Beliau, sebagai murid/anak ruhani Beliau.
SEMOGA !
Amin Ya Robbal Alamin....
Alfaatihah ….
Catetan alit saking tiang alit. Nyuwun tambahing pandungo.
Kamis, 20 November 2014
SEDIKIT SEJARAH IPS BUNGA ISLAM
Sebelum memberi nama BUNGA ISLAM pada perguruan ini, Kyai Jamhari
meminta pentunjuk dan nasihat spiritual kepada beberapa ulama sepuh di
pesisir selatan pulau Jawa, dan diakhiri dengan khalwat (kontemplasi)
disebuah masjid (saya lupa dimana masjid tersebut). Pada saat itulah
Kyai Jamhari mendapat ilham dan haqqul yaqin dengan nama BUNGA ISLAM. Proses penerimaan ilham itu adalah proses spiritual yang hanya bisa dimengerti dan dipahami oleh Kyai Jamhari sendiri.
ada yg berpendapat ,yen mbah yai pikantuk ilham namung hruf B dan I ja.ada yg mengartikan,BANKNYA ILMU,BANGUN IMAN,BANGKIT ISLAM
BUNGA ISLAM pernah berganti nama menjadi NAFAS BESI untuk menghadapi resistensi pemerintah orde baru yang sangat waspada terhadap organisasi yang berbau Islam. Karena pada saat itu, semua organisasi yang berbau Islam "dicurigai" berafilasi secara politik kepada PPP. (niki dununge wilayah politik lur, tapi bagaimanapun sejarah tidak bisa dilepaskan dari politik) ada juga sumber yang menyatakan bahwa pemerintah orde aru sangat peka terhadap organisasi - organisasi Islam setelah terjadinya peristiwa Malari, KOmji(komando JIhad) dan Tanjung priok. Itulah sebabnya BUNGA ISLAM pernah berganti nama dengan NAFAS BESI, namun akhirnya kembali lagi menjadi BUNGA ISLAM sesuai dengan Anggaran dasar Pasal 1 ayat 1
rumeyen pertma kali sak derenge kemerdekaan n dereng berorganisasi dparingi asmo ILMU KESLAMETAN,jaman orde baru dparingi asmo NAFAS BESI dateng bale boto madiun..lajeng hijroh dateng ponorogo gantos nami BUNGA ISLAM ngantos sak niki,....waulollohua'lam
ILMU KESELAMATAN, ASMA'UL HAQ ada juga yang meyebutnya ismu dzat (insya allah kalau tidak salah adalah syaikh Abdul Hayyi) adalah hakekat keilmuan bukan nama sebuah organisasi. Nama organisasi yang diformalkan adalah BUNGA ISLAM dan dalam catatan sejarah pernah berganti nama dengan NAFAS BESI.
riyen namine PERGURUAN BELA DIRI DAN DA'WAH ILMU KESELAMATAN ganti nami PERSATUAN PENCAK SILAT NAFAS BESI Pindah teng ponorogo tasek NAFAS BESI insya Alloh thn 1983 nembe gantos nami IKATAN PENCAK SILAT BUNGA ISLAM
SUMBER : https://www.facebook.com/notes/dewan-pimpinan-pusat-ikatan-pencak-silat-bunga-islam/sedikit-sejarah-ips-bunga-islam/10151227046975967
ada yg berpendapat ,yen mbah yai pikantuk ilham namung hruf B dan I ja.ada yg mengartikan,BANKNYA ILMU,BANGUN IMAN,BANGKIT ISLAM
BUNGA ISLAM pernah berganti nama menjadi NAFAS BESI untuk menghadapi resistensi pemerintah orde baru yang sangat waspada terhadap organisasi yang berbau Islam. Karena pada saat itu, semua organisasi yang berbau Islam "dicurigai" berafilasi secara politik kepada PPP. (niki dununge wilayah politik lur, tapi bagaimanapun sejarah tidak bisa dilepaskan dari politik) ada juga sumber yang menyatakan bahwa pemerintah orde aru sangat peka terhadap organisasi - organisasi Islam setelah terjadinya peristiwa Malari, KOmji(komando JIhad) dan Tanjung priok. Itulah sebabnya BUNGA ISLAM pernah berganti nama dengan NAFAS BESI, namun akhirnya kembali lagi menjadi BUNGA ISLAM sesuai dengan Anggaran dasar Pasal 1 ayat 1
rumeyen pertma kali sak derenge kemerdekaan n dereng berorganisasi dparingi asmo ILMU KESLAMETAN,jaman orde baru dparingi asmo NAFAS BESI dateng bale boto madiun..lajeng hijroh dateng ponorogo gantos nami BUNGA ISLAM ngantos sak niki,....waulollohua'lam
ILMU KESELAMATAN, ASMA'UL HAQ ada juga yang meyebutnya ismu dzat (insya allah kalau tidak salah adalah syaikh Abdul Hayyi) adalah hakekat keilmuan bukan nama sebuah organisasi. Nama organisasi yang diformalkan adalah BUNGA ISLAM dan dalam catatan sejarah pernah berganti nama dengan NAFAS BESI.
riyen namine PERGURUAN BELA DIRI DAN DA'WAH ILMU KESELAMATAN ganti nami PERSATUAN PENCAK SILAT NAFAS BESI Pindah teng ponorogo tasek NAFAS BESI insya Alloh thn 1983 nembe gantos nami IKATAN PENCAK SILAT BUNGA ISLAM
SUMBER : https://www.facebook.com/notes/dewan-pimpinan-pusat-ikatan-pencak-silat-bunga-islam/sedikit-sejarah-ips-bunga-islam/10151227046975967
Selasa, 30 September 2014
SEBAGIAN FOTO ANGGOTA
Langganan:
Postingan (Atom)








