Kamis, 11 Desember 2014

MANDAT BAIAT ASMAUL HAQ

 Berlalunya waktu dalam nyantrinya yai djamhari di pondokan syeh rifai sampailah titah syeh meminta yai djam untuk mengangkat baiat menggantikanya. Yai djam menolaknya sampai tiga kali tiga kesempatan. Akhirnya yai djam mau menerima amanah dengan 3 permintaan. 1. Mau mbaiat bila memang syeh sudah tidak berkehendak mbaiat lagi. 2. Syeh mau bertanggung jawab dunia akherat haq ilmu. 3 kemustajabahan ilmu murid (muridnya yai djam) sami kalih kulo panjenengan (sama dengan yai djam dan syeh rifai). Syeh terdiam munajat sejenak kemudian dawuh. Kalau memang itu permintaanmu, baiklah aku akan berdoa maring alloh dan kamu yang mengamini. Diriwayatkan syeh berdoa dan yai djam mengamini. Ketika itu muncul keajaiban besar, atap masjid tempat majlis mereka jadi hilang seakan langit bumi tiada hijab. Dari ufuk timur memancar cahaya terang benderang menghias langit dari timur kebarat. Subhanalloh. Kalau ditinjau sejarah kejadian saat itu bertepatan adanya comet helly antara th 50 60 an. Silahkan dicari dalam sejarah bintang berekor di indonesia. Syeh ngendiko 'seperti inilah pengaruh syiarmu.' Memang benar syiar asmaul haq mendunia. TEGURAN DAN KEKECEWAAN SYEH RIFAI PADA KYAI NUR HASAN UBAIDAH. 3 murid syeh mengadakan perjalanan pulang kerumah masing masing dengan naik kereta api. Mereka adalah yai hasan mangli rembang, yai djamhari madiun dan yai nur hasan ubaidah kediri. Diriwayatkan syeh berpesan agar semua langsung kumbali pulang ke tempat masing masing tidak boleh mampir mampir. Rombongan mereka bertiga terpecah di semarang yai mangli dan yai djam langsung pulang sedang yai ubaidah ketika mampir sholat disuatu masjid terpesona pada kealiman kesaktian seorang kyai yang diriwayatkan adalah bangsa jin. Tak jadi pulang dan berguru disitu. Ketika pulang kediri mengajarkan aliran yang menyimpang. Diriwayatkan syeh menegur yai ubaidah tidak dihiraukan. Akirnya keluar sabda syeh "yen kowe koyo ngunu sok bakalan mati ora lumprahe menungso". Dan ternyata benar terbukti. Kyai yang sakti seakan punya banyak karomah (sebenarnya di bantu jin) matinya sangat tragis alami laka sampai tidak dikenali wajahnya. Padahal terkenal kebal sakti bahkan menyusun mendirikan bambu sambung menyambung satu truk penuh habis disusun menjulang ke langit. Dalam dzikir bisa terbang terangkat setinggi lutut. Naudzubillah.

sumber :https://www.facebook.com/notes/dewan-pimpinan-pusat-ikatan-pencak-silat-bunga-islam/mandat-baiat-asmaul-haq/10152015599810967

RIWAYATAN SYAIHKU MUHAMMAD DJAMHARI BERGURU SYAIHKU AHMAH IMAM RIFA'I

       Setelah hatam berguru pada mbah bakrie cirebon (syeh ahmad imam subakri. Gelar ruhani) yai Djamhari muda direkomendasikan berguru pada gurunya syeh subakri yaitu syeh rifa'i karna ada beberapa wilayah keilmuan yang bukan wewenang syeh subakri untuk nengijazahi. Hanya diberi ciri ciri yang sedikit dan amalan untuk mencari keberadaan syeh rifai yang masih kabur kanginan (keberadaan yang tidak menetap) Sayangnya penulis tidak bisa menghimpun amalan apa dalam pencarian yai Djamhari muda tsb dan tahun kapan peristiwa itu berlangsung. Mitos dari riwayatan dulur sepuh sepuh syeh rifai sudah berusia 350 th lebih dan sudah punya 7 makam yang tersebar diberbagai negara, wallohu alam. Sampailah yai Djamhari dalam perjalananya di suatu masjid di daerah serang banten. Ketika ketemu kyainya punya ciri ciri (bulu kedua alis matanya tempuk bersambung), yai djam memberanikan matur bertanya, apakah beliau kyai rifai yang punya murid kyai bakri cirebon? Diliuar dugaan ternyata dibenarkan dan beliau ternyata sudah menunggu lama keturunan darah kyai kerthoyudho mataram dan yai Djamhari ternyata orangnya. Padahal selama ini kyai Djamhari tidak tahu menahu apa apa tentang silsilah leluhur yang jauh. Hanya sudah cukup bahagia punya ayah pak Darman seorang petani biasa. Beberapa waktu yai Djamhari menimba ilmu disana sampai suatu ketika syeh menyuruh riyadhoh pembersihan jiwa kepada 40 santri termasuk yai djamhari. Berupa puasa tidak makan minum dan tidak tidur selama 40 hari. Hanya 1 permen bening tak berasa tak berbau untuk di gunakan tiap magrib buka pembatalan puasa dan 1 permen harus cukup untuk 40 hari. Hari demi hari bertumbangan gak kuat para santri. Hingga hari ke 40 tinggal 3 santri yang bertahan. Akhirnya 3 orang tsb dibaiat asmaul haq dan didunungne mati sajroning urip. Diantara 3 murid tsb terpilih 1 imam amanah baiat yaitu yai Djamhari. 131 dari syeh rifai membaiat 3 murid akhirnya memberi amanah hanya 1 murid (yai djamhari). 131 allohu akbar

 narasumber: ahmad suwanto kader sidorejo, ki suwardi alm kader madiun dan sesepuh sesepuh madiun serta penulis sendiri (pak gunadi)

RIWAYAT TES-TESAN ANTARA KYAI NORAME DENGAN KYAI DJAMHARI

       


Tes tesan antar kiai. riwayat sesepuh. kyai bakri norame banaran dengan kyai kembang sawit kebonsari. kyai kembang sawit memegang linggis yang besar ditekuk dengan mudah, buat sabuk buat kalung dihadapan yai norame, kesempatan itu digunakan yai norame (gurunya mbah zamzami) keluarkan jurus, dikunci tak mempan, dilempar tak mempan semua seakan tak berfungsi, kalah tua. Keduanya tetap bersahabat. Kyai norame dengan kyai djamhari. test jurus dipelataran sama sama keluarkan jurus, kyai norame terlempar menjebol pintu depan tembus pintu belakang tembus pintu dapur. dari pak gun dulu latihan senam dengan pak wardi kader senam 6 sanggup nyangkutkan orang dipucuk pohon bambu nyata, pak marsono kesangkut dan susah payah turun. pak yai djamhari juga disegani semua kyai hebat hebat dibuktikan dalam gerakan perlawanan pki 65 musuh islam yang dugdeng pengatasanya larinya ke mbah djamhari.

sumber : poting kang basyariah di grup 

Senin, 08 Desember 2014

VIDIO SAAT HAUL


video saat haul KH.moch djamhari GA tahun 2014 dari ips-bi rayon kare madiun
siliahkan DI SINI

sambung dulur

Kamis, 04 Desember 2014

AREP MELOK SOPO BESOK ING AKHIRAT ?

Sekedar Pengingat bagi kita, sedulur Bunga Islam.

" Bunga Islam " Adalah Karya besar Romo KH. Moh. Djamhari Ghozali Anwar ( lewat Istikhoroh, Riadhoh, dan Perjuangan panjang ).
Mulai dari Amaliah, wirid serta tata caranya,
Logo Organisasi,
Dan aturan struktur organisasi kepengurusannya dari Pusat sampai Desa, demikian juga Cabang dan Ranting yang tersebar,
Semuanya sudah di tata sedemikian rupa oleh Beliau.  
Saking SAYANG LAN WELASE BELIAU kepada para murid2,  Beliau mewadahi semua itu lewat “ BUNGA ISLAM, PONDOK DAN MASJID PENINGGALAN BELIAU” Dengan harapan, semua hasil jerih payah dan perjuangan  Beliau, tetap di istiqomahkan sampai Hari Akhir, yang mana nantinya akan menjadi amal bakti Beliau.
Dan tentunya, Beliau berharap supaya murid2 Beliau nanti tetap bisa bersatu dalam satu komando. Beliau tidak kepingin para Muridnya nanti terpecah2 gak karuan. Maka Beliau membentuk wadah / organisasi “BUNGA ISLAM” tersebut.
DAN YANG PALING PENTING ADALAH, MELALUI WADAH YANG DIBUAT OLEH BELIAU, KITA SENANTIASA KETUNGGON LAHIR BATIN, KETUNGGON DIDUNIA DAN AKHIRAT.  BAHKAN BELIAU PERNAH BERWASIAT KEPADA KELUARGA NDALEM, AGAR DIMAKAMKAN DIWILAYAH PONDOK. BELIAU MBOTEN KERSO DIMAKAMKAN DILUAR.
MENGAPA ?.....
Semoga kita senantiasa bisa  selalu  tunduk dan menundukkan diri pada apa apa yang telah diajarkan, dan ditetapkan oleh Beliau.  Semoga gerak dan diam kita, selalu dilirik, disawang oleh beliau, dalam tuntunan dan bimbingan beliau beserta para Guru sampai Rosulillah Shollallohu ‘alaihi Wasallam.
Semoga, beliau beserta para Guru sampai Rosulillah Shollallohu ‘alaihi Wasallam  Kerso ngaku lan ngakoni kita sebagai murid dan anak ruhaninya, lebih-lebih diakhirat kelak bisa berada dalam rombongan beliau, dibawah bendera beliau beserta para Guru sampai Rosulillah Shollallohu ‘alaihi Wasallam  .  
Sekali lagi, Semoga, Bisa membahagiakan mereka, segala amaliah dan perjuangan kita. Semoga kita termasuk orang yang sekarang dan nanti pada waktunya diakui oleh Beliau, sebagai murid/anak ruhani Beliau.

SEMOGA !
Amin Ya Robbal Alamin....
Alfaatihah ….
                                           Catetan alit saking tiang alit. Nyuwun tambahing pandungo.

Kamis, 20 November 2014

SEDIKIT SEJARAH IPS BUNGA ISLAM

Sebelum memberi nama BUNGA ISLAM pada perguruan ini, Kyai Jamhari meminta pentunjuk dan nasihat spiritual kepada beberapa ulama sepuh di pesisir selatan pulau Jawa, dan diakhiri dengan khalwat (kontemplasi) disebuah masjid (saya lupa dimana masjid tersebut). Pada saat itulah Kyai Jamhari mendapat ilham dan haqqul yaqin dengan nama BUNGA ISLAM. Proses penerimaan ilham itu adalah proses spiritual yang hanya bisa dimengerti dan dipahami oleh Kyai Jamhari sendiri.

ada yg berpendapat ,yen mbah yai pikantuk ilham namung hruf B dan I ja.ada yg mengartikan,BANKNYA ILMU,BANGUN IMAN,BANGKIT ISLAM

BUNGA ISLAM pernah berganti nama menjadi NAFAS BESI untuk menghadapi resistensi pemerintah orde baru yang sangat waspada terhadap organisasi yang berbau Islam. Karena pada saat itu, semua organisasi yang berbau Islam "dicurigai" berafilasi secara politik kepada PPP. (niki dununge wilayah politik lur, tapi bagaimanapun sejarah tidak bisa dilepaskan dari politik) ada juga sumber yang menyatakan bahwa pemerintah orde aru sangat peka terhadap organisasi - organisasi Islam setelah terjadinya peristiwa Malari, KOmji(komando JIhad) dan Tanjung priok. Itulah sebabnya BUNGA ISLAM pernah berganti nama dengan NAFAS BESI, namun akhirnya kembali lagi menjadi BUNGA ISLAM sesuai dengan Anggaran dasar Pasal 1 ayat 1

rumeyen pertma kali sak derenge kemerdekaan n dereng berorganisasi dparingi asmo ILMU KESLAMETAN,jaman orde baru dparingi asmo NAFAS BESI dateng bale boto madiun..lajeng hijroh dateng ponorogo gantos nami BUNGA ISLAM ngantos sak niki,....waulollohua'lam

ILMU KESELAMATAN, ASMA'UL HAQ ada juga yang meyebutnya ismu dzat (insya allah kalau tidak salah adalah syaikh Abdul Hayyi) adalah hakekat keilmuan bukan nama sebuah organisasi. Nama organisasi yang diformalkan adalah BUNGA ISLAM dan dalam catatan sejarah pernah berganti nama dengan NAFAS BESI.

riyen namine PERGURUAN BELA DIRI DAN DA'WAH ILMU KESELAMATAN ganti nami PERSATUAN PENCAK SILAT NAFAS BESI Pindah teng ponorogo tasek NAFAS BESI insya Alloh thn 1983 nembe gantos nami IKATAN PENCAK SILAT BUNGA ISLAM

SUMBER : https://www.facebook.com/notes/dewan-pimpinan-pusat-ikatan-pencak-silat-bunga-islam/sedikit-sejarah-ips-bunga-islam/10151227046975967

Selasa, 30 September 2014

SEBAGIAN FOTO ANGGOTA

 SAUDARA ARIF PURNOMO
 SAUDARA DIDIK HARTANTO
 SAUDARA PRASETYO TUHU BEKTI
 SAUDARA ANDHIKA FERI
SAUDARA TOMY RUDIANTO
 SAUDARA QOIRUL ANNAM

SAUDARA AGUS SUWANTO